Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sharing

Meninggilah Untuk Membumi - Riska Yuvista

“Ketika kita tidak bisa menjadi yang terbaik, jadilah sesorang yang berbeda. Seseorang yang mempunyai keunikan dan potensi yang kuat untuk mengembangan diri”. Saya selalu percaya bahwa setiap orang dilahirkan ke dunia satu paket dengan keterbatasan dan kelebihannya. Setiap orang mempunyai kesempatan yang sama dalam segala hal, serta memiliki tujuan hidup masing-masing yang sering kali kita sebut dengan mimpi. Entah itu datangnya dari dalam diri sendiri maupin terinspirasi dari orang lain, apapun itu bentuknya dan asal-usulnya yang pasti semuanya hadir melalui sebuah proses. Di dalam hidup ini, saya ingin sekali menebarkan peran positif untuk orang banyak dan memberikan kebermanfaatan bagi sesama. Bagi saya, membuat orang lain menjadi lebih baik adalah kebahagiaan yang sesungguhnya, terutama ketika melihat mama dan keluarga tersenyum bangga. TENTANG RISKA Hallo! Perkenalkan, saya Riska Yuvista lahir di Bandar Lampung, 15 Juli 1997. Saya merupakan mahasiswa Program Studi Sast...

TENTANG SEMUA ORANG DAN KAMU

Ia sudah kembali dari pengembaraanya yang jauh dengan membawa peluru dan senapan yang tertancap didada. Bersama peron-peron dan penjaga jalan yang lugu ia mengisahkan hatur dan tawa manis dijalan-jalan ibukota. Seperti katamu kau harus hidup juga tumbuh bersama dan atau tanpa adanya matahari, kau harus tersenyum dengan ada atau tidaknya hal yang menyenangkan dan kau pun harus berjuang dalam dan atau diluar kemampuan, semampumu saja.   Kesampingkanlah hal-hal sedih tanpa mengabaikannya, siramilah tahan, taburkan pupuk dan rawatlah sebisamu. Jangan paksakan yang tak bisa hidup untuk berbunga, jangan petik yang merekah dan jangan tebang yang menjulang. Hiduplah dengan baik dan jadilah yang terbaik. Suatu saat nanti, hadirlah dalam kesederhanaan yang menarik, bertahanlah dalam ketidaksepadanan dan rumuskan beberapa petimbangan. Mari kita ciptakan keselarasan hidup oranglain di suatu desa yang teduh untuk diabadikan dalam ruang kata milik kita sambil mendiskusikan beberapa hal y...

LELAKI PATAH HATI DAN BUKU

Aku percaya pada ucapan semesta bahwa setelah hujan akan datang pelangi dan aku pun mempercayai buku, di dalamnya tercipta paragraf-paragraf baru setelah titik. Hal itulah yang membuatku mengerti bahwa jatuh hati tak selamanya menyenangkan. Yang paling menyakitkan didunia ini bukan ketika tuan diabaikan atau dilupakan. Melainkan ketika tuan diberikan sebuah pertanyaan tanpa jawaban, sementara tuan sendiri tidak tahu bagaimana cara untuk menjelaskan : kemudian pergi. Ini perkara mudah (sebenarnya), tuan hanya cukup bilang dan berterus terang, : maka semua akan selesai. Jemariku berbicara dalam sebuah antologi kisah milik seorang sastrawan yang kerapkali dianggap sebagai wanita, mataku terbujur kaku memahami kata demi kata dan meyakini kalimat yang ia tulis. Tentang matari, tentang bumi dan seisi langit juga tentang perempuan dalam senja. Nampaknya, aku yang terlalu berangan tentang dongeng di negeri langit dan membayangkan akan ada gadis yang menanti selendan...

Duta Universitas Negeri Jakarta

Gambar
 Duta Universitas Negeri Jakarta 2015 Putra Michael Chornelis Orno, Fakultas Ekonomi 2014 Mirdas Al Asy'Ary, Fakultas Ilmu Pendidikan 2013 Marwan Fitranansya, Fakultas Bahasa dan Seni 2013 Ramdhani Murdiana, Fakultas Ekonomi 2012 Markus Sitorus, Fakultas Ilmu Sosial 2013 Muhammad Saprudin, Fakultas Ilmu Sosial 2012 Putri Sabrina Geavani, Fakultas Bahasa dan Seni 2013 Riska Yuvista, Fakultas Bahasa dan Seni 2014 Rizky Soraya Diva, Fakultas Bahasa dan Seni 2013 Mifta Putri Apriyani, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2014 Diana Rosca Apria, Fakultas Bahasa dan Seni 2013 Arini Sabila Hidayatika, Fakultas Ilmu Pendidikan 2013 Pada tahun 1999  Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta telah berubah menjadi Universitas Negeri Jakarta. Sejak saat itu, Universitas yang semula berkonsentrasi untuk mencetak tenaga pendidik (Sarjana Pendidikan), terbagi menjadi 2 fokus, yaitu  Pendidikan dan Non Kependidikan (Ilmu Murni) ...

Hujan

Hujan, sebuah kata yang menyimpan banyak makna bagi setiap orang. Mereka yang diam-diam memendam resah dibalik setiap rintik yang jatuh ketanah. Lalu, menjelma sebagai wujud yang mengalir sebagai kumpulan celah yang mengendap disela-sela hamparan gersang dan mengijaukanya. Ada makna tersirat disetiap proses perpindahan yang ia ciptakan. Mula-mula ia hadir dalam renungan untuk sekadar bertamu dan memulai percakapan yang demikian larut. Sejak   itu kisah ini dimulai, meskipun   terkadang kita tak tahu sejauh apa perjalanan yang akan ditempuh, yang pasti hujan menyimpan banyak arti bagi pecintanya. Sebagian orang menjadikan hujan sebagai pengibaratan dari proses perjalanan hidupnya, bahkan sebagai sarana karya, baik itu lewat tulisan (buku) maupun lagu.   Mengamati hal tadi, tentu arti hujan bukan sekadar tetesan air yang jatuh kebumi karena ada proses pengandapan dilangit, seperti apa yang diceritakan pada proses ilmiah yang diajarkan sewaktu sekolah atau semaca...